KONSEP KEARIFAN DALAM RITUAL ADAT MELAMAR PERAWAN DI KABUPATEN SUMENEP
Kata Kunci:
Kearifan, Upacara Adat Lamaran Perawan, Kabupaten SumenepAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep kearifan dalam ritual adat
melamar perawan di Kabupaten Sumenep. Desain penelitian ini menggunakan
metode kualitiatif deskriptif dengan menggunakan kajian sematik. Lokasi penelitian
ini berfokus di Desa Palokloan, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep. Teknik
pengumpulan data menggunakan teknik simak, teknik catat, dan simak catat untuk
memperkuat temuan penelitian. Data yang telah terkumpul kemudian diproses
melalui tahapan sistematis, meliputi seleksi data, interpretasi data, serta penarikan
kesimpulan berdasarkan hasil interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan konsep
kearifan dalam ritual upacara adat lamaran perawan di Kabupaten Sumenep dimulai
dari pra hingga pasca lamaran perawan dilakukan. Beberapa tahapan dalam ritual
adat melamar perawan yang menjadi tradisi turun temurun di desa Palokloan yang
dilakukan mulai dari matabar, matengghu, nagghuk, nyaba’ oca’, nale’e pagher, matoju’
tandhe, tongebbhan, panyengset, masekket batton, obang panyeddhek ketika nyeddhek
merupakan semua bentuk pengetahuan, keyakinan, pemahaman atau wawasan serta
adat kebiasaan atau etika yang dipegang secara teguh.
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Faiqatul Jamilah, Nur Hayat

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



