POTRET KESANTUNAN BERBAHASA DALAM WACANA DEBAT PUBLIK PEMILIHAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI SUMENEP TAHUN 2024

Penulis

  • Faruq Hidayat Universitas Negeri Malang
  • M. Ridwan Asisten Tenaga Ahli Bupati Sumenep

Kata Kunci:

Kesantunan Berbahasa, Debat Publik, Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumenep

Abstrak

ilakukan oleh calon Bupati dan calon wakil Bupati kabupaten Sumenep dalam acara
debat publik pemilihan Bupati dan wakil Bupati Sumenep tahun 2024. Penelitian ini
memanfaatkan pendekatan pragmatik dengan menerapkan teori prinsip kesantunan
berbahasa Leech. Subjek penelitian ini adalah calon Bupati dan calon wakil Bupati
Sumenep yang terlibat dalam acara debat tersebut. Teknik pengumpulan data
menggunakan teknik unduh, teknik simak, teknik catat, dan studi literatur untuk
memperkuat temuan penelitian. Data yang telah terkumpul kemudian diproses
melalui tahapan sistematis, meliputi seleksi data, interpretasi data, serta penarikan
kesimpulan berdasarkan hasil interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan potret
kesantunan calon Bupati dan calon wakil Bupati direpresentasikan melalui berbagai
aspek, seperti cara bertutur, sikap menghargai sesama, serta penggunaan bahasa yang
sopan dan penuh tatakrama. Nilai kesantunan dalam debat calon Bupati dan calon
wakil Bupati Sumenep tahun 2024 selaras dengan prinsip-prinsip kesantunan Leech.
Meliputi maksim kebijaksanaan, kedermawanan, pujian, kerendahan hati,
kesepakatan, dan simpati. Maksim kerendahan hati menjadi temuan paling dominan
dalam penelitian ini.

Diterbitkan

14-01-2026