STRATEGI PENGENDALIAN INFLASI DI KABUPATEN SUMENEP

Penulis

  • Wardhono Adhitya Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jember
  • Ciplis Gema Qori’ah Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jember
  • M. Abd Nasir Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jember
  • Misbahol Yaqin Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jember

Kata Kunci:

pengendalian inflasi, Sumenep, PLS-SEM, harga pangan, ketahanan ekonomi, kebijakan daerah

Abstrak

Penelitian ini mengkaji dinamika inflasi di Kabupaten Sumenep dan
mengevaluasi efektivitas strategi pengendalian inflasi di daerah tersebut. Dengan
menggunakan kombinasi data primer dan sekunder, penelitian ini menyelidiki
faktor-faktor utama yang berkontribusi terhadap inflasi di Sumenep, termasuk
biaya produksi, ketidakefisienan distribusi, fluktuasi harga pangan, dan tekanan
permintaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Partial Least Squares
Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menganalisis hubungan kausal
antar faktor-faktor tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi di
Sumenep terutama dipengaruhi oleh faktor biaya, seperti kenaikan biaya produksi
dan ketidakefisienan distribusi, serta faktor permintaan, terutama selama puncak
konsumsi musiman. Selain itu, penelitian ini menyoroti peran penting kebijakan
pemerintah, peningkatan infrastruktur, dan ekspektasi pasar dalam mengelola
tekanan inflasi. Berdasarkan temuan ini, penelitian mengajukan rekomendasi
kebijakan yang komprehensif, termasuk penguatan infrastruktur logistik,
memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan pemangku kepentingan,
serta meningkatkan pemantauan dinamika harga pangan. Hasil penelitian ini
menegaskan perlunya langkah-langkah pengendalian inflasi yang terintegrasi dan
spesifik bagi masing-masing daerah untuk memastikan stabilitas harga jangka
panjang dan ketahanan ekonomi.

Diterbitkan

18-02-2026 — Diperbaharui pada 18-02-2026

Versi