REVITALISASI NILAI BUDAYA MADURA SEBAGAI MODAL SOSIAL UNTUK MENDUKUNG PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI KABUPATEN SUMENEP
Kata Kunci:
revitalisasi budaya, modal sosial, pembangunan berkelanjutan, Sumenep, MaduraAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis bentuk-bentuk nilai
budaya Madura yang masih hidup di tengah masyarakat Kabupaten Sumenep,
khususnya pada tradisi Rampak Naong Beringin Korong, musik Saronen, seni Sape
Sono’, dan etos kerja masyarakat Madura, dalam perspektif modal sosial yang
mendukung pembangunan berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam penelitian
ini adalah deskriptif kualitatif berbasis kajian literatur (library research) yang
memperhatikan aspek historis, sosial, dan fungsional dari kebudayaan lokal tersebut.
Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam empat bentuk
budaya tersebut mencerminkan solidaritas sosial, disiplin kolektif, kerja keras, serta
pelestarian identitas lokal yang menjadi basis penting bagi pembangunan yang
berkelanjutan secara sosial, ekonomi, dan budaya di Sumenep. Dengan pendekatan
revitalisasi budaya, pembangunan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan fisik,
tetapi juga pada penguatan karakter dan kohesi sosial masyarakat.
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



